Panduan Lengkap Dana Pensiun: Manfaat, Jenis, dan Cara Memulainya

275
0
WhatsApp Image 2023 10 16 at 12.01.17 - Dana Pensiun BRI

Data dari World Bank menunjukkan, rata-rata harapan hidup global mencapai 73,2 tahun pada tahun 2019. Hal ini meningkat dibanding pada tahun 1990 yakni 65,3 tahun. Dengan harapan hidup yang semakin panjang, dibutuhkan sumber pendapatan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan finansial selama masa pensiun yang mungkin berlangsung lebih lama.

Bayangkan, bila seseorang akan hidup hingga berumur 80 tahun, sementara ia pensiun pada usia 60 tahun, berarti ada masa 20 tahun dimana ia sudah tidak memiliki sumber pendapatan tetap yang biasa ia terima setiap bulan.

Untuk mendapatkan masa pensiun yang nyaman dan bahagia, salah satu instrumen keuangan yang perlu kita siapkan sejak dini adalah dana pensiun.

Apa Itu Dana Pensiun?

Dana pensiun adalah tabungan atau investasi yang dibentuk selama masa kerja seseorang. Tujuan utama dari dana pensiun adalah untuk memberikan penghasilan dan stabilitas finansial bagi individu ketika mereka sudah memasuki masa pensiun. Dana ini biasanya diakumulasi melalui kontribusi rutin dari pekerja, pemberi kerja, atau keduanya. Selain itu, dana pensiun sering kali dikelola oleh lembaga atau perusahaan yang disebut manajer dana pensiun.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dana pensiun adalah dana yang diperoleh dari iuran tetap tiap peserta ditambah penyisihan penghasilan perusahaan, serta para peserta memiliki hak mendapatkan bagian keuntungan itu setelah pensiun.

Bagaimana Dana Pensiun Bekerja

Dana Pensiun adalah tabungan atau investasi yang dikumpulkan selama masa kerja untuk memberikan jaminan keuangan di masa pensiun. Tabungan atau investasi tersebut dikumpulkan dari kontribusi rutin dari pekerja, pemberi kerja, atau kombinasi keduanya, dan diinvestasikan dalam instrumen keuangan seperti saham, obligasi, reksa dana, dan properti untuk pertumbuhan maksimal.

5 Manfaat Dana Pensiun

Setidaknya ada lima manfaat yang dapat Anda peroleh jika Anda memiliki dana pensiun, terutama dana pensiun yang dikelola oleh institusi yang tepercaya.

  1. Keamanan Finansial di Masa Pensiun: Dana pensiun membantu menciptakan keamanan finansial di masa pensiun, ketika seseorang tidak lagi mendapatkan penghasilan dari pekerjaan tetap. Dengan dana pensiun yang mencukupi, seseorang dapat menjalani kehidupan pensiun yang layak tanpa harus mengkhawatirkan kekurangan dana.
  2. Pajak dan Insentif: Banyak negara memberikan insentif pajak untuk mendorong individu untuk berinvestasi dalam dana pensiun. Kontribusi ke dana pensiun seringkali dapat mengurangi beban pajak tahunan seseorang, sehingga memungkinkan mereka untuk menghemat lebih banyak uang untuk pensiun.
  3. Diversifikasi Investasi: Dana pensiun biasanya diinvestasikan dalam berbagai instrumen keuangan, seperti saham, obligasi, dan reksa dana. Diversifikasi ini membantu mengurangi risiko investasi dan meningkatkan potensi keuntungan dalam jangka panjang.
  4. Pensiun Dini atau Lebih Awal: Jika seseorang berhasil mengakumulasi dana pensiun yang mencukupi, mereka dapat mempertimbangkan untuk pensiun lebih awal dari usia pensiun yang ditetapkan. Ini memberi fleksibilitas dan kesempatan untuk menikmati hidup lebih awal.
  5. Perlindungan dari Inflasi: Dana pensiun yang dikelola dengan baik dapat membantu melindungi nilai kekayaan Anda dari efek merugikan inflasi. Ini penting karena harga barang dan jasa cenderung naik seiring berjalannya waktu.

Jenis-jenis Dana Pensiun

Berdasarkan penyedianya, dana pensiun dapat dibagi menjadi tiga jenis, yakni:

  • Dana Pensiun Perusahaan: Dana pensiun ini disediakan oleh perusahaan tempat Anda bekerja sebagai bagian dari manfaat pensiun karyawan. Biasanya, perusahaan akan mengelola dana ini melalui manajer dana pensiun atau reksa dana yang ditunjuk.
  • Dana Pensiun Individu: Dana pensiun ini merupakan upaya individu untuk menabung atau berinvestasi dalam persiapan masa pensiun.
  • Dana Pensiun Pemerintah: Dana pensiun ini disediakan oleh pemerintah untuk pegawai negeri atau pejabat publik. Skema pensiun pemerintah biasanya berbeda-beda di setiap negara dan biasanya menghadapi tantangan finansial akibat pertumbuhan populasi dan lonjakan biaya kesehatan.

Dalam Undang-undang No. 4 tahun 2023 disebutkan bahwa terdapat dua jenis Dana Pensiun, yakni:

  • Dana Pensiun Pemberi Kerja adalah Dana Pensiun yang dibentuk oleh pendiri bagi kepentingan sebagian atau seluruh karyawannya sebagai peserta, dan yang menimbulkan kewajiban terhadap pemberi kerja.
  • Dana Pensiun Lembaga Keuangan adalah Dana Pensiun yang dibentuk oleh LJK tertentu, selaku pendiri, yang ditujukan bagi karyawan yang diikutsertakan oleh pemberi kerjanya dan/atau perorangan secara mandiri.

Dana Pensiun Pemberi Kerja dapat menyelenggarakan Program Pensiun Manfaat Pasti dan/atau Program Pensiun Iuran Pasti. Sedangkan Dana Pensiun Lembaga Keuangan hanya dapat menyelenggarakan Program Pensiun Iuran Pasti.

Dikutip dari Undang-undang nomor 4 tahun 2023:

  • Program Pensiun Iuran Pasti adalah Program Pensiun yang iurannya ditetapkan dalam Peraturan Dana Pensiun dan seluruh iuran serta hasil pengembangannya dibukukan pada rekening masing-masing peserta sebagai Manfaat Pensiun.
  • Program Pensiun Manfaat Pasti adalah Program Pensiun yang manfaatnya ditetapkan dalam Peraturan Dana Pensiun atau Program Pensiun lain yang bukan merupakan Program Pensiun Iuran Pasti.

Informasi lebih lanjut mengenai perbedaan program pensiun manfaat pasti dan program pensiun iuran pasti dapat dibaca di sini. (https://dapenbri.co.id/program-pensiun/)

Dana Pensiun BRI merupakan Dana Pensiun Pemberi Kerja yang menyelenggarakan Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP). Dana Pensiun BRI didirikan sejak tahun 1969 dan kini memiliki Total Aset sekitar Rp25triliun (berdasarkan laporan keuangan tahun 2022 Audited).

Nah kini setelah kita mengetahui hal mendasar tentang dana pensiun, saatnya Anda mulai mempersiapkan dana pensiun Anda sendiri.

Cara Memulai Dana Pensiun

  1. Lakukan Riset dan Perencanaan: Kenali berbagai opsi Dana Pensiun yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Identifikasi tujuan keuangan Anda untuk masa pensiun dan pahami tingkat risiko yang bisa Anda tanggung.
  2. Konsultasi dengan Ahli Keuangan: Pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan yang dapat membantu Anda merancang strategi investasi yang sesuai dan mengoptimalkan dana pensiun
  3. Mulai Sejak Dini: Setiap detik berharga dalam perencanaan Dana Pensiun, segeralah memulai untuk mencapai pertumbuhan dana yang maksimal.
  4. Tingkatkan Kontribusi: Lakukan peningkatan kontribusi secara teratur ketika ada kesempatan. Kontribusi yang lebih tinggi akan mempercepat pertumbuhan dana pensiun

Dana pensiun adalah salah satu aspek kunci dalam perencanaan keuangan jangka panjang. Mulailah sejak dini untuk mencapai dana pensiun yang mencukupi untuk masa depan yang cerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *