Whatsapp

+628119256774

Email

dapenbri@dapenbri.co.id

Survei: 31% Pensiunan Memilih Tetap Bekerja, Berikut Alasannya

1038
0
[favorite_button]
pensiunan memilih tetap bekerja

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Employee Benefit Research Institute (EBRI) di Amerika Serikat baru-baru ini menemukan sebanyak 31% dari pensiunan memilih untuk bekerja kembali. Di satu sisi penelitian tersebut menemukan bahwa mayoritas (69%) pensiunan tidak pernah bekerja lagi setelah pensiun, di sisi lain penelitian tersebut juga mengungkap ada banyak alasan kuat untuk tetap bekerja, dan sebagian besar alasan tersebut tidak berkaitan dengan uang. Berikut adalah 8 (delapan) alasan utama mengapa para pensiunan memilih untuk tetap bekerja, berdasarkan penelitian EBRI tersebut.

84% Bekerja untuk Membiayai Pengeluaran Tambahan

Pengeluaran tambahan seperti liburan, makan di luar, atau membeli perlengkapan hobi memang bukan kebutuhan utama, tapi bisa membuat hidup terasa lebih menyenangkan. Rencana pensiun idealnya sudah mencakup semua kebutuhan pokok, namun memiliki pekerjaan saat pensiun bisa menjadi cara yang bagus untuk tetap bisa menikmati hal-hal di luar kebutuhan dasar.

83% Bekerja karena Memberikan Kepuasan

Tak sedikit orang yang kehilangan rasa tujuan hidup setelah pensiun, terutama jika selama ini pekerjaan menjadi bagian penting dari identitas diri. Hal ini bahkan bisa memicu depresi pasca-pensiun. Memiliki pekerjaan yang dirasa bermakna bisa menjadi cara efektif untuk menjaga semangat dan kebahagiaan selama pensiun, baik pekerjaan berbayar maupun sukarela.

72% Bekerja untuk Menghindari Kebosanan

Setelah bertahun-tahun menjalani hidup yang terstruktur melalui pekerjaan, masa pensiun bisa terasa kosong jika tidak diisi dengan rencana yang jelas. Bekerja kembali –  selama Anda menikmatinya – bisa menjadi solusi untuk mengisi waktu dengan cara yang produktif.

64% Bekerja untuk Membiayai Kebutuhan Pokok

Idealnya, seseorang baru pensiun setelah memiliki rencana keuangan yang cukup untuk memenuhi semua kebutuhan pokok. Namun, realitasnya tidak selalu sejalan dengan harapan. Bagi sebagian orang, pensiun berarti berhenti dari pekerjaan utama lalu beralih ke pekerjaan lain yang lebih disukai, atau bekerja sementara sambil menunggu usia yang tepat untuk mulai menerima manfaat jaminan sosial. Ada juga yang kembali bekerja karena harus menghadapi pengeluaran tak terduga, seperti perbaikan rumah, kendaraan, atau biaya kesehatan.

63% Bekerja untuk Bersosialisasi

Bekerja sering kali menjadi ajang untuk bersosialisasi. Hubungan dengan rekan kerja dapat memberikan rasa senang dan keterikatan. Menurut survei dari VirginPulse, 70% karyawan menganggap memiliki teman di tempat kerja sebagai faktor paling penting dalam kebahagiaan bekerja, bahkan 58% pria mengatakan mereka akan menolak tawaran gaji lebih tinggi jika tidak cocok dengan lingkungan kerja. Setelah pensiun, menjalin pertemanan baru bisa jadi tidak semudah sebelumnya. Karena itu, tetap bekerja atau aktif dalam kegiatan komunitas bisa menjadi cara yang baik untuk tetap merasa terhubung dengan orang lain.

59% Bekerja untuk Belajar dan Mendapatkan Pengalaman Baru

Mempelajari hal baru dan mencoba pengalaman baru bisa membantu menjaga kesehatan otak dan mencegah penurunan daya ingat seiring bertambahnya usia. Selain itu, hidup terasa lebih lambat dan bermakna saat kita melakukan sesuatu yang berbeda dari biasanya. Menurut Profesor David Eagleman dari Stanford University, pengalaman baru membuat otak mencatat lebih banyak kenangan, sehingga waktu terasa lebih panjang dibanding hari-hari yang penuh rutinitas dan terasa monoton.

22% Bekerja untuk Mendapatkan Manfaat Asuransi

Di usia 50 hingga 60-an, biaya asuransi kesehatan bisa sangat mahal. Meskipun ada bantuan subsidi di beberapa skema pemerintah, biayanya tetap memberatkan. Karena itu, memiliki pekerjaan yang memberikan fasilitas asuransi kesehatan bisa menjadi pilihan yang sangat bermanfaat.

21% Bekerja untuk Menunda Pengambilan Tunjangan Sosial

Survei dari Boldin menunjukkan bahwa banyak pensiunan bersedia menunda pengambilan manfaat jaminan sosial jika mereka tahu cara mencukupi kebutuhan finansial sebelum itu. Pekerjaan ringan atau paruh waktu bisa menjadi solusi sementara untuk mengisi masa transisi antara pensiun dan saat mulai menerima tunjangan sosial tersebut.

Apakah alasan-alasan di atas membuat Anda terinspirasi untuk “keluar dari masa pensiun” dan kembali bekerja? Jika Anda merasa terinspirasi, tidak ada salahnya untuk menjadikan pekerjaan sebagai bagian dari rencana pensiun Anda – bukan hanya untuk uang, tetapi juga untuk makna hidup.

[favorite_button]
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *